Oknum Guru Balikpapan Mesum Bareng Pelajar

shares

Oknum Guru Mesum Bareng Pelajar

kotabontang.net - BALIKPAPAN. Dunia pendidikan di Balikpapan kembali tercoreng. Beredar kabar melalui media sosial, seorang oknum guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Balikpapan Selatan, berbuat tak senonoh bersama anak didiknya.

Aksi keduanya tertangkap petugas keamanan area pantai Banua Patra, kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan, Sabtu (20/2) lalu.

Beberapa saat diamankan, sempat beredar postingan media sosial yang menunjukkan gambar oknum guru dan anak muridnya itu diminta keterangan oleh petugas keamanan.

"Iya, memang benar ada. Memang ada guru dan muridnya yang tertangkap. Kita amankan dan kita lihat identitasnya," ujar Rahmad, petugas keamanan Banua Patra.

Harian inipun menelusuri petunjuk Rahmad terkait keberadaan sekolah.

Ditemui harian ini kemarin, Sa, kepala SMK oknum guru itu, enggan berkomentar atas perilaku menyimpang bawahannya. Namun, Sa akhirnya membenarkan bahwa oknum guru itu berasal dari sekolahnya. Pun begitu dengan anak didiknya yang masih di bawah umur itu.

"Segala sesuatunya yang jelas akan kami serahkan ke Dinas Pendidikan. Yang jelas oknum guru ini pasca kejadian tidak pernah turun ke sekolah karena mungkin sadar telah mencoreng nama baik sekolah,” kata Sa di kantornya.

“Pihak sekolah memonitor saja," sambungnya.

Kabid Pendidikan Menengah Disdik Balikpapan Ganung Pratikno mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan kasus itu secara lisan. Namun saat ini masih menunggu kelengkapan bukti untuk kemudian ditindaklanjuti.

Ganung mengatakan, proses penyerahan bukti kepada Kepala Disdik masih tertunda. "Kami akan ambil tindakan kalau semua dasar bukti sudah lengkap. Saat ini tinggal menunggu penyerahan bukti pada Kepala Disdik Balikpapan," jelas Ganung.

Setelah pemeriksaan saksi dan pemanggilan oknum guru tersebut, jika memang terbukti ada tindakan asusila, maka oknum guru itu kemungkinan akan diberhentikan. Namun, tindakan ini diambil setelah semua proses selesai dilakukan.

"Untuk tindak lanjut ke ranah pidana masih menunggu hasil penelusuran dari Disdik. Nanti kalau ke pidana juga kan harus ada pelaporan. Kalau ternyata nanti mereka mengambil jalur damai dan tidak ada laporan ke pihak berwajib, maka akan gunakan jalur kami saja," tuturnya. (*/frz/fir/kpnn/rin)

Related Posts