Donna Trisukma, Buzzer Lokal Bontang Yang Sukses

shares

Donna Trisukma, Buzzer Lokal Bontang Yang Sukses
PROMOSI: Donna saat mengunggah foto-foto miliknya, ditambah caption seputar produk. Mendeskripsikan sebuah cafe anyar di Bontang (foto kiri) dan mengajak meminimalisir sampah plastik.
kotabontang.net - Siapa yang menyangka, kebiasaan aktif di media sosial (medsos) justru mampu mendulang rupiah. Berbekal 5.781 follower instagram, Donna Trisukma Astiko Putri dipercaya mengiklankan produk. Rp 250 ribu per produk bukan harga yang kecil bagi siswi SMA ini.

Pretty, Bontang

Donna, demikian dirinya akrab disapa. Belia kelahiran 13 Januari 1998 silam ini masih duduk di bangku kelas XII IPA 1 SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) Bontang. Sejak setahun lalu, dirinya menerima jasa mengunggah produk di media sosialnya, instagram. Teranyar, meski terbilang masih kecil-kecilan, Ia mampu meraup Rp 250 ribu per produk yang harus dirinya deskripsikan.

Apa yang harus Donna lakukan sendiri cukup sederhana. Dirinya memberi contoh, misalkan harus memamerkan sebuah cafe anyar di Bontang, maka dirinya akan berfoto di cafe tersebut. Kemudian, hasil foto di cafe ia unggah di instagram miliknya, dengan beberapa deksripsi terkait cafe tersebut.

Kendati demikian, meski belum main pilih-pilah, ia mengaku kalau produk yang masih dirinya promosikan hanya seputar gaun, kaos, ataupun aksesoris unik lainnya. Tak hanya itu, dirinya juga sering memproklamirkan campaign peduli lingkungan, cinta kebudayaan, dan banyak hal berbau Indonesia lewat instagram miliknya.

“Endorsement saya lebih ke gaun, atau terkadang buat acara duta. Atau kaos-kaos, topi, gerakan budaya dan kampanye budaya. Atau produk kecantikan merek tertentu, tas, dan barang-barang lucu lainnya,” urai dia saat diwawancarai media ini, Rabu (21/1) kemarin.

Menjadi ‘ratu iklan’ lewat media sosial memang dilakoni berawal dari iseng. Tapi, itu juga didukung prestasi Donna di bidang non akademik, yakni paska dirinya didaulat sebagai miss Sophie Bontang 2015. Disinggung bak artis muda dari Bontang, Donna langsung mengelak. Pasalnya, ia mengaku hanya senang membantu promosi barang maupun jasa seseorang.

“Rasanya senang bisa promosikan barang dan jasa seseorang gitu. Senang bisa membantu saja,” timpal cewek berlesung pipi ini.

Ia bercerita, sebelum melakukan promosi biasanya ada tawaran terlebih dahulu, untuk kemudian melakukan kesepakatan bersama. Donna mengaku tidak memasang harga tinggi, standar terendahnya adalah Rp 250 ribu per produk.

“Terus saya post (unggah) sekali di sosial media milik saya seperti instagram maupun facebook. Tapi, kalau untuk saat ini yang paling memiliki efek ya media instagram,” imbuh Donna.

Kesepakatan lainnya untuk gaun maupun pakaian, Donna hanya menginginkan yang cocok ditubuhnya. Baik dari segi ukuran, maupun model. “Kalau baju dan gaun, kesepakatannya juga barangnya mesti yang cocok dengan stayle (gaya) saya,” timpalnya.

Meski terbilang masih sedikit meraup rupiah, namun Ia mengaku bangga dan senang. Selain bisa membantu mempromosikan produk, ia juga bisa mendapatkan uang tambahan untuk jajan maupun ditabung. “Iya awalnya memang hanya iseng. Mungkin karena sering ikut duta-dutaan (ajang lomba) ya,” tutup belia dengan akun instagram yang memiliki 5.781 followers ini. (*)
Via : Bontang Prokal

Related Posts