Yuk Mengenal 9 Pelajaran Bisnis Dari Starbucks Coffe

shares

kotabontang.net - Starcbucks Coffe, sebuah bisnis kedai kopi terbesar di dunia yang telah memiliki lebih dari 21.000 outlet yang tersebar di 65 negara. Sejak berdiri tahun 1971, kedai kopi yang berpusat di Seattle, Washington, Amerika Serikat ini memiliki pertumbuhan yang sangat signifikan.

Mulai dari 425 outlet pada tahun 1994, kemudian meningkat menjadi 19.767 pada tahun 2013. Lalu apa yang membuat Starbucks Coffe ini begitu pesat pertumbuhannya? Apa yang ada dibalik bisnis ini? Berikut ada 9 pelajaran bisnis berharga dari Starbucks Coffe tersebut untuk Anda para pebisnis.

1. Mengedepankan Misi
Dalam menjalankan bisnisnya, Starbucks selalu mengedepankan misi yang ia miliki yaitu memberikan inspirasi dan menumbuhkan semangat manusia, pada suatu waktu, untuk setiap satu orang, satu cangkir dan satu lingkungan. Maka tak ayal selama lebih adri 4 dekade, Strabucks selalu menjadi tempat pelarian orang-orang yang telah lelah bekerja untuk bersantai, bertemu teman dan berbincang-bincang.

2. Menanyakan Sesuatu Kepada Pelanggan
Jika Anda pernah ke Starbucks, tentu saja Anda pernah mendengar sapaan “Apa yang Anda cari?” dari para pelayan Starbucks. Ini adalah salah satu ciri khas pelayanan yang efektif dari Starbucks. Dalam bisnis mengetahui keinginan pelanggan adalah hal yang penting. Karena ketika Anda tahu apa yang dicari pelanggan Anda cari, Anda dapat berbuat membuat sesuatu bernilai yang mungkin saja sebelumnya belum terpikir untuk kebutuhan pelanggan Anda.

3. Mengenal Baik Pelanggan Dan Karyawan
Pelanggan dan karyawan bagi Starbucks adalah aset penting dalam perusahaan. Maka setiap karyawan yang masuk, pihak perusahaan akan coba mengenal lebih jauh karyawan tersebut. Selain karyawan, para pelanggan setianya juga seorang yang perlu dikenal dengan baik. Maka seringkali mereka selalu menyapa dan mengajak bicara orang-orang yang datang ke tempatnya. Hal ini dimaksudkan agar mereka nyaman dan senang berada di outlet Strabucks.

4. Terus Berinovasi
Sejak berdiri, perusahaan Starbucks memang tak lepas dari beragam inovasi. Contohnya pada tahun 2010, seiring pertumbuhan internet, mereka pun menyediakan layanan wi-fi gratis pada setiap outletnya. Dilain waktu, saat para pelanggannya menginginkan produk seperti layaknya di rumah mereka, Starbuck pun menyediakan layanan proses pembuatan kopi pelanggan dari rumah. Dan saat ini Starbuck menjadi salah satu perusahaan yang menggunakan aplikasi iPhone untuk proses pembayaran produk offline.

5. Melatih Tanggungjawab
Starbuck menyadari bahwa karyawan yang juga seorang manusia tak akan luput dari kesalahan. Lalu bagaimana jika mereka melakukan kesalahan tersebut pada para pelanggan. Para karyawan Starbuck ini akan dengan gesit dan cekatan bertanggungjawab atas kesalahan yang mereka buat tersebut. Dari meminta maaf hingga memperbaiki ketidaknyamanan pelanggan adalah professionalitas di Starbuck dalam hal tanggungjawab para karyawannya yang telah terlatih.

6. Melakukan Apa Yang Perusahaan Lain Tidak Lakukan
Menjadi berbeda dan unik mungkin sudah menjadi barang umum bagi sebuah bisnis profesional. Namun bagaimana jika bentuk perbedaan tersebut berkonsep merajai seluruh area pemasaran? Ini bukanlah unsur pembeda lagi, namun mereka (Starbucks) melakukan apa yang perusahaan lain tidak lakukan.

Ya, dalam pemasaran, Starbuck memang terkesan serakah. Lihat saja dimana tidak ada satu sudut dari mall yang tidak ada outlet Starbuck. Inilah strategi mereka untuk menghalangi kompetitor untuk berkembang.

7. Memaksimalkan Media Sosial
Media sosial memang sudah tak bisa dilepaskan dari kehidupan modern saat ini. Bukan hanya perorangan, namun instansi dan perusahaan pun ikut menggunakannya. Bagi Starbucks, media sosial merupakan salah satu media yang harus dimaksimalkan bukan hanya sekedar menggunakan.

Kini hasilnya, bisa dilihat bagaimana Starbucks ini memaksimalkan Instagram. Jaringan sosial berkonsep gambar ini telah dimaksimalkan mereka untuk menumbuhkan bisnis dan penjualannya.

8. Memilih Mitra Yang Tepat
Kunci sukses lain dari Starbuck adalah pemilihan mitra bisnis yang tepat. Sejak tahun 1993 Starbucks telah bekerjasama dengan Barnes & Noble untuk melayani produknya di toko buku nasional. Selain dengan Barnes & Noble, Starbucks juga bermitra dengan Apple.

Ya, sejak tahun 2006, Starbucks dan Apple telah bekerja sama untuk menyediakan pengalaman minum kopi yang menarik kepada para pelanggan. Dengan kemitraan ini setiap pelanggan bisa membeli lagu iTunes di Starbucks.

9. Tetap Konsisten
Satu kunci sukses yang membuat Starbucks ini tetap stabil dan bertahan dari tantangan bisnis adalah konsistensi. Ya semua hal yang disebutkan sebelumnya dilakukan Starbuck secara konsisten atau tersu-menerus. Hal inilah yang membuat Starbucks menjadi perusahaan yang terus bertumbuh dan berkembang tiap tahunnya.

Related Posts